Segmen Primer
UMKM Mikro F&B & Ritel
Warung makan, pedagang kue rumahan, toko kelontong, online seller via WhatsApp dengan omzet hingga Rp50 juta per tahun, di kota tier 2-3.
Contoh: Bu Sari, 38 tahun, pemilik warung nasi campur di Denpasar.
DagangkuAI lahir dari pengamatan sederhana: jutaan pelaku UMKM kesulitan mengelola keuangan, bukan karena malas, tapi karena alat yang ada terlalu rumit dan mahal. Kami ingin mengubah itu.
Visi kami
“Menjadikan setiap pelaku UMKM Indonesia mampu mengelola bisnisnya secara profesional dan berbasis data, tanpa perlu mempelajari teknologi baru.”
Misi kami
Indonesia punya lebih dari 30 juta UMKM, dan 68% di antaranya masih berpendapatan di bawah Rp50 juta per tahun. Kami percaya ini bukan karena mereka tidak mampu, tapi karena tidak punya alat yang tepat untuk mengukur, memahami, dan mengembangkan bisnis mereka.
DagangkuAI hadir untuk menyederhanakan itu. Cukup chat, dan AI kami akan menangani pencatatan, kategorisasi, dan analisis. Anda tinggal fokus pada yang penting: melayani pelanggan dan mengembangkan usaha.
30Jt+
UMKM di Indonesia
68%
Berpendapatan < Rp50jt/tahun
64%
Pemilik perempuan
Rp67rb
Harga Pro per bulan
Untuk siapa
Segmen Primer
Warung makan, pedagang kue rumahan, toko kelontong, online seller via WhatsApp dengan omzet hingga Rp50 juta per tahun, di kota tier 2-3.
Contoh: Bu Sari, 38 tahun, pemilik warung nasi campur di Denpasar.
Segmen Sekunder
Salon, bengkel, catering, toko fashion dengan omzet Rp50-300 juta per tahun. Sudah pernah coba aplikasi akuntansi tapi menyerah karena rumit.
Contoh: Pak Adi, 45 tahun, online fashion store di Surabaya.
Nilai kami
Kami mendengar langsung dari pemilik warung, online seller, dan tukang bengkel. Setiap fitur lahir dari obrolan nyata, bukan asumsi di balik layar.
Setiap interaksi harus terasa mudah seperti mengirim pesan WhatsApp. Kalau butuh tutorial, berarti kami belum cukup baik.
Waktu UMKM sangat berharga. Catat transaksi dalam 5 detik, lihat laporan dalam 1 detik, dapatkan insight dalam satu pertanyaan.
Untuk Bu Sari dengan HP Rp1 juta dan Pak Adi dengan iPhone, kami melayani semua, dengan bahasa dan harga yang dapat dijangkau.
Tim
Tim kecil yang fokus, terdiri dari mahasiswa dan alumni ITB STIKOM Bali.
Lead
Memimpin produk dan pengembangan DagangkuAI dari nol, dari ide hingga ke tangan pelaku UMKM. Mahasiswa ITB STIKOM Bali (P2MW 2026).
Tim Inti
Bagian dari tim inti yang membangun dan mengembangkan produk DagangkuAI.
Tim Inti
Bagian dari tim inti yang membangun dan mengembangkan produk DagangkuAI.
Kami selalu senang mendengar cerita dari pelaku UMKM, calon partner, atau siapa pun yang ingin membantu UMKM Indonesia maju.