DagangkuAIBeta
BerandaFiturHargaTentang
MasukCoba Gratis
DagangkuAI

Asisten bisnis cerdas yang membantu pelaku UMKM Indonesia mencatat transaksi dan menganalisis keuangan hanya lewat chat.

Produk

  • Fitur
  • Harga
  • FAQ

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Karier

Hukum

  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan

© 2026 DagangkuAI. Dibuat di Bali untuk UMKM Indonesia.

Status: Operasional

Tentang DagangkuAI

Kami percaya UMKM Indonesia layak dapat alat yang lebih baik.

DagangkuAI lahir dari pengamatan sederhana: jutaan pelaku UMKM kesulitan mengelola keuangan, bukan karena malas, tapi karena alat yang ada terlalu rumit dan mahal. Kami ingin mengubah itu.

Pedagang sayur di pasar lokal
Transaksi di kasir warung kopiTransaksi harian UMKM
Pemilik kedai kopi di balik etalasePemilik usaha, bukan akuntan
Terasering sawah di BaliBerakar di Bali

Visi kami

“Menjadikan setiap pelaku UMKM Indonesia mampu mengelola bisnisnya secara profesional dan berbasis data, tanpa perlu mempelajari teknologi baru.”

Misi kami

Memberdayakan 1 juta UMKM dengan AI di 2030

Indonesia punya lebih dari 30 juta UMKM, dan 68% di antaranya masih berpendapatan di bawah Rp50 juta per tahun. Kami percaya ini bukan karena mereka tidak mampu, tapi karena tidak punya alat yang tepat untuk mengukur, memahami, dan mengembangkan bisnis mereka.

DagangkuAI hadir untuk menyederhanakan itu. Cukup chat, dan AI kami akan menangani pencatatan, kategorisasi, dan analisis. Anda tinggal fokus pada yang penting: melayani pelanggan dan mengembangkan usaha.

Hidangan warung makan dari atasDibangun bersama pelaku UMKM

30Jt+

UMKM di Indonesia

68%

Berpendapatan < Rp50jt/tahun

64%

Pemilik perempuan

Rp67rb

Harga Pro per bulan

Untuk siapa

Kami melayani UMKM seperti ini

Suasana warung makan sederhana

Segmen Primer

UMKM Mikro F&B & Ritel

Warung makan, pedagang kue rumahan, toko kelontong, online seller via WhatsApp dengan omzet hingga Rp50 juta per tahun, di kota tier 2-3.

Contoh: Bu Sari, 38 tahun, pemilik warung nasi campur di Denpasar.

Rak pakaian di toko fashion kecil

Segmen Sekunder

Usaha Kecil Jasa & Dagang

Salon, bengkel, catering, toko fashion dengan omzet Rp50-300 juta per tahun. Sudah pernah coba aplikasi akuntansi tapi menyerah karena rumit.

Contoh: Pak Adi, 45 tahun, online fashion store di Surabaya.

Nilai kami

Yang kami pegang setiap hari

Berempati

Kami mendengar langsung dari pemilik warung, online seller, dan tukang bengkel. Setiap fitur lahir dari obrolan nyata, bukan asumsi di balik layar.

Sederhana

Setiap interaksi harus terasa mudah seperti mengirim pesan WhatsApp. Kalau butuh tutorial, berarti kami belum cukup baik.

Cepat

Waktu UMKM sangat berharga. Catat transaksi dalam 5 detik, lihat laporan dalam 1 detik, dapatkan insight dalam satu pertanyaan.

Inklusif

Untuk Bu Sari dengan HP Rp1 juta dan Pak Adi dengan iPhone, kami melayani semua, dengan bahasa dan harga yang dapat dijangkau.

Tim

Dibangun di Bali, untuk Indonesia

Tim kecil yang fokus, terdiri dari mahasiswa dan alumni ITB STIKOM Bali.

Tim berdiskusi di sekitar meja kerjaTim kecil, fokus besar
W

Anak Agung Gde Weida Ksatriawarma

Lead

Memimpin produk dan pengembangan DagangkuAI dari nol, dari ide hingga ke tangan pelaku UMKM. Mahasiswa ITB STIKOM Bali (P2MW 2026).

B

Anak Agung Ngurah Bajra Dipa Narotama

Tim Inti

Bagian dari tim inti yang membangun dan mengembangkan produk DagangkuAI.

D

I Kadek Danda Permana

Tim Inti

Bagian dari tim inti yang membangun dan mengembangkan produk DagangkuAI.

Mau ngobrol dengan tim kami?

Kami selalu senang mendengar cerita dari pelaku UMKM, calon partner, atau siapa pun yang ingin membantu UMKM Indonesia maju.

Hubungi kamiCoba gratis